LAZADA.CO.ID

Lazada Indonesia
Home » » konspirasi penyaluran KUPS

konspirasi penyaluran KUPS

KOTA – Birokrat yang terseret kasus kredit usaha pembibitan sapi (KUPS) bakal bertambah. Setelah meminta keterangan Wakil Bupati (Wabup) Samsi, giliran mantan kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan), Darwastuti, berhadapan dengan penydik kejaksaan. Perempuan yang sekarang menjabat kepala Badan Ketahanan Pangan itu dimintai keterangan seputar rekomendasi Disnakkan kepada lima kelompok ternak (kelomnak) penerima kredit sapi.
Iwan Winarso, kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan, mengungkapkan Disnakkan mempunyai andil besar meloloskan kelomnak penerima kredit lunak dari Bank Jatim itu. Satker tersebut juga bertanggung jawab penuh secara teknis dan administrasi. Salah satunya survei kandang yang sedianya untuk lokasi pemeliharaan. ‘’Pemeriksaan sapi sebelum diserahkan ke kelomnak juga tugas Disnakkan. Kami rasa perannya cukup vital dalam KUPS ini,’’ tegasnya.
Jaksa juga mengejar indikasi konspirasi Disnakkan dengan kelomnak.
Kecurigaan ini didasarkan pada pengaruh jabatan. Seperti halnya posisi Wabup Samsi yang ditunjukan sebagai pembina. Pun dengan politisi Partai Demokrat, Mardjianto, yang menjadi koordinator kelomnak Sumber Makmur. ‘’Masalah itu akan jelas bila kami sudah memeriksa semuanya. Yang pasti unsur semacam itu (konspirasi, red) bukan rahasia lagi di kalangan umum. Tapi kami akan bicara fakta,’’ tambah Iwan.
Iwan mengaku belum seluruh materi pemeriksaan ditanyakan ke Darwastuti. Jaksa terbentur dengan waktu pemeriksaan yang mepet. Pasalnya berbarengan dengan pemeriksaan Sugianto, koordinator penjualan PT Lembah Hijau Multifarm, Karangayar selaku lembaga pengadaan sapi indukan impor. ‘’Pemeriksaan akan kami lanjutkan Senin depan (3/3). Tentu dengan materi pemeriksaan yang lebih spesifik,’’ paparnya.
Jaksa sebenarnya juga mengagendakan pemanggilan Hariani Gunawan direktur PT Lembu Jantan Perkasa, Banten. Namun yang bersangkutan pilih mangkir dari pemanggilan tim penyidik. ‘’Dari keterangan S (Sugianto, red) banyak sekali fakta baru yang kami temukan. Nanti akan kami kroscek dengan keterangan saksi dari kelomnak dan Bank Jatim,’’ tambah Iwan.
Aksi pelit bicara ternyata juga dilakukan Darwastuti saat dikonfirmasi wartawan. Dia hanya tersenyum sambil mencoba menghindari awak media saat mengambil gambar. Dengan terburu-buru dia langsung menuju mobil dinas (mobdin) bernopol AE 68 NP. ‘’Maaf, tanya jaksa saja,’’ jawabnya singkat. (dip/yup)

0 komentar:

Posting Komentar

facebook